Memilih makanan yang bermanfaat untuk kesehatan mata sebenarnya mudah saja, kurangi makanan manis dan pilihlan makanan yang banyak mengandung vitamin C, betakarotin, vitamin E, vitamin B2, vitamin B6, selenium, seng, bioflavonoid dan asam lemak esensial. Jika anda memperhatikan tabel yang biasa terdapat pada artikel mengenai gizi, seluruh bahan tersebut sebenarnya ada dalam makanan kita sehari-hari, misalnya :

  • Jeruk
Buah yang mempuyai citarasa asam manis ini dikenal kaya akan vitamin C yang merangsang pembentukan kolagen jaingan dan meningkatkan glutation, suatu bentuk bioflavonoid yang dibuat tubuh, yang berfungsi sebagai anti oksidan yang berkhasiat melumpuhkan radikal bebas penyakit penuaan sel sehingga berguna untuk mencegah sakit mata katarak.
Jeruk mengandung vitamin P (bioflavonoid) yang membantu meningkatkan manfaat dari vitamin C. Kandungan jeruk lainnya yang bermanfaat untuk mata adalah rutin. bentuk flavonoid yang membentuk kerjasama yang baik dengan vitamin C. Rutin yang tersedia dalam bentuk suplemen makanan dapat membantu menurunkan tekanan bola mata pada penderita glaukoma.
  • Anggur
Beberapa tahun yang lalu anggur masih dianggap buah surga, karena harganya yang mahal. Tetapi sekarang anggur begitu mudah dijumpai, bahkan di kios pinggir jalan. Rasa anggur yang manis memang menggoda, tapi sayang banyak yang tidak menyukai bijinya. Padahal biji anggur sudah banyak dijual dalam bentuk ekstrak mengandung antioksidan yang sangat kuat yang disebut dengan nama proantosianidin. Antioksidan yang lebih kuat dari vitamin C dan E ini tidak saja berkhasiat menghaluskan kulit sebagaimana sirulasi darah, memperbaiki kerusakan pembuluh kapiler dan kerusakan syaraf.
Menurut penelitian zat yang terkandung dalam ekstrak biji anggur dapat memperbaiki penglihatan dan mengembalikan fungsi retina terutama yang rusak akibat pendarahan pembuluh darah di mata dan ketidakseimbangan gula darah.
  • Ubi jalar
Makanan sederhana ini ternyata tidak sesederhana penampilannya. Menurut Newslette Nutrisi Untuk Kesehatan AS, ubi jalar menempati posisi paling unggul dengan pengumpulan skor gizi. Skor tersebut diperoleh dari kandungan vitamin A, asam folat, zat besi, tembaga, kalium dan serat dibanding standart kecukuan gizi.
Peranan ubi jalar merah dalam menjaga kesehatan mata terbukti pada penelitian Muhilal dkk dari Puslitbang Gizi Departemen Kesehatan RI di kabupaten Jayawijaya, Papua. Mengganti ubi putih yang biasa dikonsumsi dengan ubi merah terbukti dapat menyembuhkan penyakit akibat kekurangan vitamin A seperti rabun senja dan berbagai penyakit lainnya. Karena manfaatnya, Unicef dan WHO menyerukan agar mengkonsumsi ubi jalar merah secara rutin, terutama bagi wanita dan anak-anak guna mencegah akibat buruk dari kekurangan vitamin A.
  • Ikan laut
Jika Anda tidak suka ikan, sebaiknya mulailah mencoba untuk berfikir ulang. Ikan, terutama ikan dari laut dingin seperti sardine, salmon dan tuna merupakan sumber DHA (Docosahezaenoid Acid) yaitu salah satu jenis asam lemak omega 3 yang kuat.
Beberapa penelitian berhasil membuktikan bahwa DHA merupakan kelompok asam lemak esensial yang sangat penting dalam pembentukan retikan pada mata. Selain itu, DHA juga berkhasiat meningkatkan sirkulasi darah, menguatkan pembuluh darah, serta gejala sel fotoreseptor pada retina.

Incoming search terms:

buah untuk mata (67),mata sehat tanpa kacamata (24),makanan untuk sakit mata (21),makanan untuk saraf mata (20),makanan u kesehatan mata (17),makanan yang baik untuk syaraf mata (9),penyakit saraf mata (6),vitamin syaraf mata (5),vitamin untuk saraf mata (5),makanan yang menurunkan tekanan bola mata (5),makanan untuk kesehatan mata (4),makanan yang baik untuk saraf mata (4),makanan yang baik untuk sakit mata (4),buah untuk penyakit mata (4),makanan penunjang fungsi saraf mata (4),buah untuk saraf (3),vitamin untuk syaraf mata (3),makanan sakit mata (3),makanan berkhasiat untuk mata (3),makanan untuk saraf (3)