Sakit mata atau kelainan pada mata yang sering dialami orang adalah gangguan penglihatan jarak jauh, Kelainan tersebut secara medis di sebut myopie atau biasa di sebut mata minus. Ciri dari gejala myopie adalah jika melihat benda jauh tidak jelas, samar atau buram. namun bila benda yang dilihat didekati maka akan semakin jelas kelihatannya.

Mata minus (myopie) ini biasanya terjadi karena posisi bola mata melonjong ke depan, Maka dalam keadaan normal jarak antara kornea dan retina mata 24 mm. Pada keadaan seperti itu, kornea mata dapat menerima sinar pada titik terbaik sehingga penglihatannya sangat jelas.  Jika cornea mata pada posisi melonjong kedepan, gambar yang diterima oleh lensa akan jatuh di depan retina sehingga penerimaan gambar di retina dan di otak akan menjadi buram. Hanya cahaya dari jarak dekat yang di terima oleh cornea dengan baik dan gambar yang jelas diterima oleh retina. Penglihatan jauh menjadi tidak jelas pada saat doterima oleh retina.

Mata minus dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :

  1. Myopie Refractive, dimana posisi mata normal hanya refrakinya terlalu tinggi.
  2. Myopie Genetis, dimana jarak antara cornea dan retina terlalu jauh. Myopie genetis akan cenderung naik terus, biasanya sampai umur 20 tahun.

bila minus tinggi sekali maka sangat beresiko akan terjadi pelepasan retina, timbul kerusakan pada macula lutea. Myopie rendah atau medium (batas minus 4/5) di sebut kelainan pada mata. Namun sakit mata minus dimana cornea sudah mengalami disformasi maka sakit mata ini tergolong berbahaya.

Disamping itu ada beberapa sakit mata yang bisa mengakibatkan myopie (minus), misalnya diabetis bisa berakibat myopie sementara. bayi lahir prematur sering matanya terkena kelainan. bila tidak segera diobati maka dalam perkembangannya dapat menjadi glaukoma karena tekanan saraf mata terlalu tinggi.

seseorang yang mengalami gangguan sakit mata myopie dianjurkan untuk pergi konsultasi dengan dokter spesislist sakit mata. Myopie bisa di bantu dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak.

selama pasien hanya mengalami sakit mata myopie rendah atau medium dan usianya masih dibawah 17 tahun maka akan sembuh total bila menggunakan tetes mata radix vitae. Sedangkan pada usia diatas 17 tahun, myopie bisa disembuhkan hingga 75%.

Jika pasien mengalami komplikasi, misalnya memiliki myopie maligne (minus tinggi sekali) dan mengidap diabetis harus sabar dan disiplin dalam mengobatinya.

Jadi sebagai agen produk Radix Vitae dimohom jikalau memberikan saran kepada  pasien , hanya kepada pasien yang memiliki bukti pemeriksaan.

sakit mata